WKN.COM, KUPANG – Sebanyak 52 tim mengambil bagian dalam turnamen tenis meja Nakertrans Cup II yang digelar dalam rangka memperingati Hari Buruh Sedunia (May Day) Tahun 2026 di Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).
Kegiatan ini berlangsung pada 29–30 April 2026 di Gedung Tenis Meja Arena Oepoi Kupang.
Ketua panitia pelaksana, Victor O. Adoe, dalam laporannya saat pembukaan menyampaikan, turnamen ini menyasar berbagai unsur, mulai dari pekerja/buruh, pengusaha, serikat pekerja/serikat buruh, hingga unsur pemerintah.
Hingga hari pelaksanaan, tercatat 52 tim ikut bertanding, terdiri dari 24 tim serikat pekerja, 19 tim organisasi perangkat daerah (OPD), dan 9 tim dari lembaga vertikal.
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Nakertrans) Provinsi NTT, Yosef Rasi, S.Sos, M.Si menyampaikan apresiasi atas tingginya partisipasi peserta, khususnya dari kalangan serikat pekerja.
“Saya senang mendengar keterlibatan dari serikat pekerja mencapai 24 tim. Ini luar biasa,” ujarnya saat membuka kegiatan, Rabu (29/4/2026).
Menurut Yosef, keikutsertaan para pekerja menunjukkan semangat untuk memeriahkan Hari Buruh sebagai momentum penting yang diakui tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Ia menegaskan bahwa seluruh elemen memiliki tanggung jawab yang sama untuk mendukung dan merayakan hari tersebut bersama para pekerja.
Yosef juga menekankan, turnamen ini bukan semata-mata ajang kompetisi, melainkan sarana mempererat silaturahmi, membangun kebersamaan, serta menjunjung tinggi nilai sportivitas, kejujuran, dan fair play.
“Saya berharap seluruh peserta dapat bertanding dengan menjunjung tinggi sportivitas dan saling menghormati. Jadikan turnamen ini sebagai pengalaman yang menyenangkan dan berkesan,” katanya.
Yosef juga mengingatkan bahwa kemenangan sejati tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari sikap dan semangat selama pertandingan.
“Menang dan kalah adalah hal biasa. Namun kebersamaan dan persahabatan adalah yang paling penting,” tambahnya.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, mitra pendukung, Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) NTT, serta para wasit dan juri yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan tersebut.
Yosef menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini bukan terletak pada hadiah, melainkan pada upaya bersama untuk memeriahkan Hari Buruh dan menunjukkan dukungan kepada para pekerja.
“Yang terpenting adalah kebersamaan kita dalam merayakan hari para pekerja, agar mereka merasa didukung dan dihargai di tengah peran penting mereka,” pungkasnya. (kas)

Komentar