Jasa Konstruksi
Beranda » Berita » Kontrak Pekerjaan Jalan GOR Oepoi Kupang Rampung 11 September 2026

Kontrak Pekerjaan Jalan GOR Oepoi Kupang Rampung 11 September 2026

PPK Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Puu (foto Kanis Jehola)

WKN.COM, KUPANG – Pemerintah Kota Kupang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) sudah memulai pekerjaan proyek peningkatan Jalan Imam Budiman atau yang lebih dikenal sebagai Jalan GOR Oepoi Kupang.

Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi N. Dethan, S.T., M.Si melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Jack Puu, menyampaikan bahwa proyek tersebut telah memasuki tahap pelaksanaan setelah kontrak ditandatangani pada 15 April 2026.

“Pekerjaan sudah mulai dan saat ini sudah ada aktivitas di lapangan,” kata Jack, kepada wartakonstruksintt.com, Rabu (6/5/2026).

Proyek ini dikerjakan oleh kontraktor CV Tiga Putra Agung dengan nilai kontrak kurang lebih Rp 5,579 miliar. Panjang ruas jalan yang ditangani sekitar 400 meter.

Menurut Jack, kontraktor yang memenangkan tender proyek tersebut memiliki kualifikasi baik serta pengalaman yang memadai dalam pengerjaan proyek jalan.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

“Track record-nya juga bagus, sehingga kita optimistis pekerjaan dapat berjalan sesuai rencana,” tambahnya.

Jack menjelaskan, pelaksanaan proyek ditargetkan berlangsung selama 150 hari kalender, dengan perkiraan selesai pada 11 September 2026. Pada waktu itu akan dilakukan proses Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima pekerjaan.

Saat ini, pekerjaan difokuskan pada tahap awal berupa galian dan timbunan. Proses galian dilakukan untuk membersihkan lapisan tanah timbunan hingga mencapai tanah keras. Setelah itu, dilakukan penimbunan kembali badan jalan untuk dipadatkan sebagai dasar konstruksi.

Selain itu, pekerjaan pembesian juga sudah mulai dilakukan di luar lokasi proyek. Material besi dirakit dan dipersiapkan sebelum nantinya dibawa ke lokasi untuk proses pengecoran.

Untuk memastikan kualitas pekerjaan, proyek ini mendapat pendampingan dari pihak kejaksaan. Penandatanganan kontrak juga dilakukan di hadapan pihak kejaksaan sebagai bentuk pengawasan agar pekerjaan berjalan tepat waktu, tepat mutu, dan tepat biaya.

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

Jack menambahkan, material yang digunakan dalam proyek seperti semen, pasir, serta batu pecah telah dibawa ke laboratorium Dinas PUPR NTT untuk dilakukan pengujian kualitas.

Pemerintah Kota Kupang berharap proyek peningkatan Jalan GOR Oepoi Kupang ini dapat meningkatkan kualitas infrastruktur jalan serta mendukung kelancaran aktivitas masyarakat di wilayah tersebut.

Sebelumnya diberitakan, penanganan pekerjaan Jalan Imam Budiman, tidak hanya difokuskan pada badan jalan, tetapi juga mencakup perbaikan trotoar yang sudah ada sebelumnya.

Selain itu, sistem drainase di kawasan tersebut juga akan direhabilitasi agar dapat berfungsi optimal.

Jack menambahkan, kondisi tanah di lokasi yang tergolong lembek atau labil menjadi pertimbangan utama dalam menentukan jenis konstruksi.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

Karena itu, pembangunan jalan akan menggunakan konstruksi beton, sebagaimana yang telah diterapkan pada sejumlah ruas jalan lain seperti Jalan Gejora dan Jalan Anggrek.

“Karena tanahnya bekas sawah dan cenderung bergerak, maka konstruksi beton dipilih karena lebih kuat, tahan lama, dan mampu menyesuaikan dengan kondisi eksisting,” katanya. (kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement