WKN.COM, KUPANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Kupang mengalokasikan anggaran senilai Rp 23,9 miliar untuk pekerjaan rekonstruksi jalan dengan konstruksi lapen di kawasan Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Puu, Kamis (11/6/2026), menjelaskan, pekerjaan tersebut mencakup penanganan jalan pada 99 titik ruas jalan utama yang tersebar di wilayah Kecamatan Maulafa, termasuk sejumlah segmen jalan yang menjadi bagian dari paket pekerjaan.
Menurut Jack, anggaran sebesar Rp 23,9 miliar tersebut khusus diperuntukkan bagi pekerjaan jalan dengan konstruksi lapen dan tidak mencakup perbaikan ruas jalan yang membutuhkan konstruksi hotmix.
“Yang kita kerjakan dengan anggaran Rp 23,9 miliar ini untuk konstruksi lapen. Untuk ruas yang rusak di Jalan HTI Maulafa tidak masuk karena pekerjaan jalan itu menggunakan konstruksi hotmix, tidak bisa lapen,” ujarnya.
Jack juga menegaskan, pekerjaan rekonstruksi jalan tersebut tidak mencakup ruas jalan yang berada di dalam kawasan perumahan, termasuk di Perumahan Lopo Indah Permai BTN Kolhua.
“Perumahan kita tidak masuk. Untuk kawasan perumahan nanti menjadi kewenangan dinas perumahan. Apalagi perumahan-perumahan swasta yang belum diserahkan kepada pemerintah daerah, tentu tidak bisa ditangani oleh kami,” kata Jack.
Menurutnya, penanganan jalan oleh Dinas PUPR hanya dilakukan pada jalan umum di luar kawasan perumahan. Jalan-jalan di dalam kompleks perumahan menjadi tanggung jawab pengembang sampai dilakukan penyerahan aset kepada pemerintah daerah.
“Developer harus melakukan penyerahan terlebih dahulu. Jadi tidak semua kawasan perumahan bisa masuk. Kecuali jalan tersebut menghubungkan atau terkoneksi dengan jalan umum. Kalau jalan di dalam perumahan sendiri, Bina Marga tidak bisa masuk karena itu menjadi kewenangan dinas perumahan,” jelasnya.
Jack menambahkan, pekerjaan rekonstruksi jalan lapen di Kecamatan Maulafa dilaksanakan dalam satu paket kontrak sehingga dikerjakan oleh satu kontraktor.
Proyek tersebut dikerjakan oleh PT Duta Abadi sebagai kontraktor pelaksana dengan CV Alam Kreatif sebagai konsultan pengawas.
Sesuai kontrak yang telah ditandatangani, pekerjaan rekonstruksi jalan di Kecamatan Maulafa ditargetkan selesai pada September 2026.
“Saat ini pekerjaan masih dalam masa pelaksanaan,” kata Jack Puu. (kas)

Komentar