Polkam
Beranda » Berita » Pencari Kerja Antusias Sambut Job Fair NTT 2026, Gubernur Berencana Perluas ke Kabupaten

Pencari Kerja Antusias Sambut Job Fair NTT 2026, Gubernur Berencana Perluas ke Kabupaten

Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena, menyampaikan sambutan saat membuka kegiatan Job Fair NTT 2026 di GOR Oepoi Kupang, Jumat sore (22/5/2026). (ISTIMEWA)

WKN.COM, KUPANG — Hari pertama pelaksanaan Job Fair NTT 2026 yang diselenggarakan Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Provinsi NTT (Disnakertrans NTT) disambut antusias masyarakat. Ribuan pencari kerja mulai memadati GOR Oepoi Kupang sejak pagi, Jumat (22/5/2026).

Tidak hanya para pencari kerja, pelaku UMKM juga turut meramaikan kegiatan tersebut dengan membuka lapak dagangan di pelataran GOR Oepoi Kupang.

Kegiatan Job Fair NTT 2026 yang berlangsung selama dua hari hingga Sabtu (23/5/2026) dibuka Gubernur NTT, Emanuel Melkiades Laka Lena pada Jumat sore pukul 16.00 Wita.

Gubernur NTT menyambut baik tingginya animo masyarakat terhadap ajang bursa kerja perdana di NTT itu. Ia bahkan berencana memperluas pelaksanaan job fair ke wilayah Flores dan Sumba dalam tiga bulan ke depan agar akses informasi dan peluang kerja semakin dekat dengan masyarakat di kabupaten.

Menurutnya, job fair menjadi sarana penting untuk mempertemukan dua pihak yang saling membutuhkan, yakni perusahaan dan pencari kerja.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

Tingginya angka pengangguran terbuka di NTT, kata Gubernur Melki, harus dijawab dengan langkah konkret melalui pembukaan akses kerja yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kebutuhan tenaga kerja di NTT masih sangat tinggi. Karena itu, pemerintah terus berupaya membuka ruang kerja dan mempertemukan pencari kerja dengan perusahaan,” ujarnya.

Para pencari kerja datangi arena Job Fair NTT 2026 di GOR Oepoi Kupang. (Foto Kanis Jehola)

Gubernur juga menekankan pentingnya pembekalan keterampilan teknis dan pemahaman budaya bagi tenaga kerja asal NTT yang akan bekerja di luar daerah maupun luar negeri.

Selain itu, ia mendorong agar seluruh proses penempatan pekerja migran dilakukan di NTT guna mencegah tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Gubernur NTT juga meminta seluruh pihak, mulai dari OPD, BUMN, perbankan hingga pelaku usaha untuk ikut mempromosikan Job Fair NTT 2026

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

Kepala Dinas Nakertrans NTT, Yosef Rasi mengatakan, Job Fair NTT 2026 merupakan kegiatan perdana yang digelar sebagai wadah mempertemukan perusahaan dan pencari kerja dalam satu lokasi.

Ia menyebutkan, pada hari pertama sejak dibuka pukul 08.30 Wita hingga 15.00 Wita, jumlah pendaftar sudah mencapai lebih dari 1.000 orang.

“Sebanyak 61 perusahaan ikut ambil bagian dengan total 10.302 lowongan kerja yang tersedia bagi masyarakat NTT, baik untuk bekerja di luar daerah, antar daerah maupun di wilayah NTT,” jelasnya.

Rincian lowongan kerja terdiri dari 5.371 lowongan perusahaan luar negeri, 4.344 lowongan perusahaan dalam negeri, 577 lowongan dari sektor lainnya, serta melibatkan 10 perusahaan pembiayaan.

Adapun tiga kegiatan utama dalam Job Fair NTT 2026 meliputi pameran bursa kerja, pelayanan informasi lowongan kerja, serta rekrutmen tenaga kerja langsung oleh perusahaan.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

Para pencari kerja diwajibkan membawa sejumlah dokumen persyaratan seperti KTP elektronik, fotokopi ijazah, curriculum vitae (CV), dan sertifikat kompetensi jika dimiliki. (*/kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement