Kota Kupang
Beranda » Berita » Sisa Dana Proyek Jalan GOR Oepoi Kupang Dialihkan Bangun Jalan Kejora

Sisa Dana Proyek Jalan GOR Oepoi Kupang Dialihkan Bangun Jalan Kejora

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Kota Kupang, Jack Puu. (foto WKN.COM)

WKN.COM, KUPANG — Sisa dana dari hasil perhitungan ulang volume pekerjaan proyek peningkatan Jalan Imam Budiman atau Jalan GOR Oepoi Kupang dialihkan untuk menangani kerusakan Jalan Kejora di Kelurahan Oebufu, Kecamatan Oebobo, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Penjelasan ini disampaikan Kepala Dinas PUPR Kota Kupang, Maxi N. Dethan, S.T., M.Si melalui Kepala Bidang Bina Marga, Jack Puu, kepada wartakonstruksintt.com, Rabu (19/8/2026).

Jack mengatakan, berdasarkan hasil perhitungan ulang volume pekerjaan, terdapat sisa dana dari nilai kontrak proyek Jalan Imam Budiman atau Jalan GOR Oepoi Kupang. Dana tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mengerjakan ruas Jalan Kejora sepanjang 200 meter.

“Jadi pekerjaan tambahan untuk segmen Jalan Kejora ini tanpa ada pengurangan,” kata Jack.

Jalan Kejora berada di kawasan belakang GOR Oebufu dan menjadi salah satu akses penghubung strategis menuju Jalan Polisi Militer serta Kantor Dinas Pertanian NTT.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

Menurut Jack, pemanfaatan sisa dana tersebut dapat menjawab kebutuhan masyarakat karena kondisi Jalan Kejora sebelumnya mengalami kerusakan parah. Dengan penanganan sepanjang 200 meter, kerusakan di ruas jalan tersebut ditargetkan dapat ditangani secara tuntas.

Proyek peningkatan Jalan Imam Budiman atau Jalan GOR Oepoi Kupang sendiri dikerjakan oleh CV Tiga Putra Agung dengan nilai kontrak sekitar Rp 5,579 miliar. Ruas jalan yang ditangani memiliki panjang sekitar 400 meter dan menggunakan konstruksi beton.

Sementara pekerjaan Jalan Kejora juga menggunakan konstruksi beton.

Jack menjelaskan, penggunaan konstruksi beton dipilih karena dinilai lebih tahan dibandingkan aspal pada kondisi jalan tersebut.

“Sekarang tinggal pengecoran beton saja. Karena kalau pakai aspal kita buang-buang uang. Tidak bertahan lama sudah rusak,” ujarnya.

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

Secara keseluruhan, progres pekerjaan paket Jalan Imam Budiman atau Jalan GOR Oepoi Kupang dan Jalan Kejora hingga 19 Agustus 2026 telah mencapai 80 persen.

Kedua ruas jalan tersebut masih berada dalam satu paket pekerjaan yang terdiri atas dua segmen. Jack menyebutkan, pada segmen Jalan Kejora saat ini tersisa sekitar 100 meter yang belum dilakukan pengecoran.

“Kan hanya tinggal pengecoran saja. Di Jalan Kejora itu tinggal 100 meter,” katanya.

Jack optimistis seluruh pekerjaan dalam paket tersebut dapat diselesaikan sesuai kontrak pada 11 September 2026. Pelaksanaan proyek ditargetkan berlangsung selama 150 hari kalender.

Sementara pekerjaan Bidang Bina Marga Kota Kupang di Kecamatan Maulafa dan sejumlah lokasi lainnya secara kumulatif telah mencapai sekitar 90 persen. Namun, terdapat sejumlah paket pekerjaan luncuran yang masih dalam tahap pengerjaan.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

Jack optimistis seluruh pekerjaan tersebut dapat diselesaikan sebelum memasuki musim hujan.

“Saya optimistis sebelum masuk musim hujan semuanya sudah selesai. Saat November sampai Desember kita sudah tidak ada kerja lagi,” pungkasnya. (kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement