Kota Kupang
Beranda » Berita » Hewan Kurban di Masjid Al-Muhajirin Oebufu Kupang Bertambah Jadi 19 Ekor, Idris Mochdar Sampaikan Terima Kasih

Hewan Kurban di Masjid Al-Muhajirin Oebufu Kupang Bertambah Jadi 19 Ekor, Idris Mochdar Sampaikan Terima Kasih

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma saat menyerahkan sapi bantuan Pemprov NTT di Masjid Al-Muhajirin Oebufu Kota Kupang, Selasa (26/5/2026). (foto ISTIMEWA)

WKN.COM, KUPANG — Jumlah hewan kurban untuk Idul Adha 1447 Hijriah di Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Kota Kupang, mengalami peningkatan signifikan.

Hingga Selasa (26/5/2026) pukul 16.00 Wita, total hewan kurban yang terkumpul mencapai 19 ekor, bertambah 10 ekor dibanding sehari sebelumnya yang hanya berjumlah 9 ekor sapi.

Ketua Panitia Pelaksanaan Pemotongan Hewan Kurban Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Agus Junaidi kepada wartakonstruksintt.com, mengatakan, dari total 19 ekor hewan kurban tersebut, sebanyak 12 ekor merupakan sapi dan 7 ekor lainnya kambing.

. Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Kota Kupang, H. Idris Mochdar. (Foto Kanis Jehola)

“Rinciannya, sapi sebanyak 12 ekor, terdiri dari sumbangan perorangan 5 ekor dan sapi sumbangan kelompok sebanyak 7 ekor. Sedangkan kambing jumlahnya 7 ekor dan semuanya merupakan sumbangan perorangan,” ujarnya.

Dari 12 ekor sapi kurban tersebut, satu ekor sapi merupakan bantuan Pemerintah Provinsi NTT yang diserahkan oleh Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma, saat berkunjung ke Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Selasa.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

Wakil Gubernur NTT datang didampingi sejumlah kepala dinas untuk menyerahkan bantuan sapi kurban dari Pemerintah Provinsi NTT kepada jemaah Masjid Al-Muhajirin Oebufu.

Ketua Yayasan Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Kota Kupang, H. Idris Mochdar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Gubernur NTT atas perhatian yang diberikan kepada jemaah masjid.

“Kami dari yayasan menyampaikan terima kasih kepada Bapak Gubernur NTT yang sudah memperhatikan jemaah Masjid Al-Muhajirin Oebufu,” kata Idris Mochdar, Selasa (26/5/2026).

Wakil Gubernur NTT, Johni Asadoma dan para pejabat kepala dinas foto bersama pengurus yayasan dan panitia Idul Adha Masjid Al-Muhajirin Oebufu, Kota Kupang, Selasa (26/5/2026). (foto ist)

Ia mengungkapkan, bantuan hewan kurban dari Pemerintah Provinsi NTT merupakan yang pertama kali diterima pihak masjid.

Sebelumnya, pada tahun 2020, pembangunan Masjid Al-Muhajirin Oebufu juga pernah mendapat bantuan dana sebesar Rp 100 juta dari Gubernur NTT.

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

“Waktu itu kita baru bangun masjid, kita masukkan proposal dan mendapat bantuan Rp 100 juta,” ujarnya.

Menurut Idris, bantuan hewan kurban sangat berarti bagi jemaah karena selama ini jumlah bantuan yang terkumpul dari masyarakat belum mampu menjangkau seluruh warga yang membutuhkan.

“Jemaah Masjid Al-Muhajirin Oebufu sangat merindukan bantuan dari pimpinan daerah. Sebab bantuan dari jemaah yang terkumpul tidak mencukupi semua, khusus untuk sapi dan kambing,” katanya.

H. Idris Mochdar foto bersama pengurus dan panitia Idul Adha. (Foto Kanis Jehola)

Ia menjelaskan, daging kurban nantinya akan disalurkan kepada kaum duafa dan masyarakat di wilayah sekitar masjid.

Dengan adanya tambahan bantuan tersebut, pihak panitia merasa lebih optimistis dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

“Dengan adanya bantuan begini kami sangat bersyukur sehingga jangkauan untuk seluruh jemaah wilayah Masjid Al-Muhajirin Oebufu ini bisa kami jangkau semua,” tambahnya.

Selain menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, Idris juga berterima kasih kepada para donatur perorangan maupun kelompok yang telah ikut membantu pelaksanaan kurban tahun ini.

Ia menjelaskan, terdapat kelompok yang terdiri dari tujuh orang yang secara bersama-sama menyumbangkan tujuh ekor sapi kurban karena prihatin terhadap keterbatasan kemampuan panitia dalam memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Mereka prihatin dengan jemaah-jemaah yang seharusnya menerima bantuan tetapi karena keterbatasan biaya belum bisa dijangkau semuanya,” ujarnya.

Idris berharap amanah yang diberikan para donatur dapat disalurkan dengan baik sehingga masyarakat dapat merasakan kebahagiaan pada Hari Raya Idul Adha.

“Kami berharap di hari raya kurban ini masyarakat bisa mendapatkan daging walaupun sedikit,” harapnya. (kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement