Pendidikan
Beranda » Berita » Akademi Teknik Kupang – Balai Jasa Konstruksi Kerja Sama Uji Sertifikasi 44 Lulusan PT Bidang Konstruksi

Akademi Teknik Kupang – Balai Jasa Konstruksi Kerja Sama Uji Sertifikasi 44 Lulusan PT Bidang Konstruksi

Dari kiri ke kanan: Kepala BP2JK Wilayah NTT, Supriyanto Yuli Heri Sapto, ST; Direktur ATK, Ir. Piter Djami Rebo, M.Si; Ketua Panitia Pelaksana, Jeffy Alfanny; dan Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan ATK, I Made Suparta serta para peserta uji sertifikasi saat pembukaan kegiatan, Selasa (9/6/2026). (Foto IST)

WKN.COM, KUPANG – Sebanyak 44 lulusan dan calon lulusan perguruan tinggi (PT) bidang konstruksi mengikuti uji sertifikasi yang diselenggarakan Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya bekerja sama dengan Akademi Teknik Kupang (ATK), Selasa (9/6/2026).

Kegiatan yang berlangsung secara luring selama satu hari tersebut dibuka Direktur Akademi Teknik Kupang (ATK), Ir. Piter Djami Rebo, M.Si, di Kampus Baru ATK, Jalan Lingkar Luar Jalur 40, Kelurahan Belo, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah NTT, Supriyanto Yuli Heri Sapto, ST; panitia dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya; Wakil Direktur I ATK, Charisal Akdian Manu (Roga Manu); Sekretaris Yayasan ATK, Sonny Tella; Wakil Direktur II Bidang Administrasi Umum dan Keuangan ATK, I Made Suparta; serta para dosen dan staf ATK.

Sebanyak 44 peserta yang mengikuti uji sertifikasi terdiri atas tujuh orang pelaksana lapangan pekerjaan gedung, 32 orang pelaksana lapangan pekerjaan jalan, empat orang pelaksana lapangan pekerjaan saluran irigasi, dan satu orang supervisor K3 konstruksi.

Ketua Panitia Pelaksana Uji Sertifikasi dari Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya, Jeffy Alfanny, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2017 tentang Jasa Konstruksi, khususnya terkait kewajiban kepemilikan sertifikat bagi tenaga kerja konstruksi, baik pada level terampil maupun ahli.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

Jeffy Alfanny (Foto Kanis Jehola)

Menurut Jeffy, kegiatan uji sertifikasi bertujuan meningkatkan kapasitas peserta melalui pengujian kompetensi untuk memperoleh pengakuan resmi berupa sertifikat tenaga kerja konstruksi.

“Tujuan kegiatan ini adalah mencetak SDM konstruksi level terampil dan ahli yang bersertifikat, kompeten, dan andal, meningkatkan daya saing peserta yang dinyatakan kompeten, serta menjamin pelaksanaan kegiatan sesuai standar kompetensi yang berlaku,” ujarnya.

Ia menjelaskan, uji sertifikasi dilaksanakan oleh asesor dari Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang ditunjuk, yakni LSP Bina Konstruksi Nusantara (BKN) dan LSP Manajemen Konstruksi Nusantara (MKN). Metode yang digunakan adalah ujian langsung antara asesor dan peserta.

Jeffy menambahkan, sebelum mengikuti uji sertifikasi, peserta telah menjalani pembekalan kompetensi secara daring. Untuk peserta jenjang Diploma III (D3), pembekalan dilakukan selama tiga hari, sedangkan peserta jenjang Sarjana (S1) mengikuti pembekalan selama empat hari.

“Setelah lulus pembekalan dan memperoleh sertifikat pembekalan, peserta baru dapat mengikuti uji sertifikasi. Rentang waktunya sekitar satu minggu,” jelasnya.

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

Ia berharap seluruh peserta dapat lulus dan memperoleh sertifikat kompetensi yang menjadi bukti pengakuan atas kemampuan kerja di bidang konstruksi.

Sementara Kepala Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya yang diwakili Kepala Balai Pelaksana Pemilihan Jasa Konstruksi (BP2JK) Wilayah NTT, Supriyanto Yuli Heri Sapto, ST, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat ulang tahun ke-54 kepada Akademi Teknik Kupang yang pada 10 Juni 2026.

“Jika dibandingkan usia manusia, usia 54 tahun sudah sangat matang. Bedanya, manusia semakin tua semakin lemah, sedangkan ATK semakin tua justru semakin kuat,” katanya.

Menurut Supriyanto, selama 54 tahun berdiri, ATK telah menghasilkan sekitar 2.000 lulusan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia dan turut berkontribusi dalam pembangunan sektor konstruksi.

Ia juga mengungkapkan bahwa program uji sertifikasi hasil kerja sama Balai Jasa Konstruksi Wilayah IV Surabaya dengan ATK telah berlangsung sejak 2023.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

Pada tahun 2023 kegiatan tersebut diikuti 92 peserta, tahun 2024 sebanyak 68 peserta, dan tahun 2025 sebanyak 72 peserta. Hingga kini, total peserta yang telah lulus sertifikasi mencapai 232 orang.

“Kegiatan uji sertifikasi tahun 2026 ini menjadi yang pertama kali dilaksanakan di gedung kampus baru ATK,” ujarnya.

Supriyanto berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses uji kompetensi dengan serius dan penuh tanggung jawab agar berhasil memperoleh sertifikat kompetensi.

“Sertifikat ini merupakan bukti bahwa peserta telah memenuhi standar kompetensi kerja yang ditetapkan. Artinya, mereka memiliki keterampilan dan kompetensi yang dibutuhkan dalam dunia konstruksi,” tegasnya. (kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement