Lintas NTT
Beranda » Berita » Bulog NTT Terus Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Flores

Bulog NTT Terus Salurkan Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Gempa di Pulau Flores

Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, bersama staf menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa Flores. (Foto ISTIMEWA)

WKN.COM, KUPANG – Memasuki hari ke-27 pascagempa yang melanda Pulau Flores, Perum Bulog Kanwil NTT terus menyalurkan bantuan pangan dan nonpangan bagi masyarakat terdampak.

Dukungan berkelanjutan ini menjadi wujud kepedulian Bulog dalam membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama masa penanganan bencana dan pemulihan.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menegaskan, Bulog terus bergerak aktif dan mengedepankan respons cepat dalam membantu masyarakat menghadapi dampak bencana.

“Kebutuhan pangan masyarakat harus tetap terpenuhi di tengah situasi yang sulit. Karena itu, Bulog NTT terus bergerak bersama para pemangku kepentingan agar bantuan dapat menjangkau masyarakat terdampak,” ujarnya dalam rilis yang diterima dari Humas Perum Bulog Kanwil NTT, Sabtu (12/9/2026) pagi.

Dukungan tersebut antara lain diwujudkan melalui penyerahan bantuan oleh Serikat Karyawan (Sekar) Bulog Kanwil NTT dalam program Bulog Peduli.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

 Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, bersama staf foto bersama masyarakat terdampak gempa Flores. (Foto ISTIMEWA)

Keterlibatan karyawan menjadi bentuk solidaritas keluarga besar Bulog untuk membantu meringankan beban masyarakat sekaligus menguatkan semangat kebersamaan dalam menghadapi bencana.

Bantuan pangan yang diberikan meliputi beras, telur, mi instan, gula pasir, dan air minum. Sementara bantuan nonpangan berupa selimut serta kebutuhan nonpangan lainnya turut diserahkan untuk mendukung kebutuhan sehari-hari masyarakat terdampak.

Bantuan ini diharapkan dapat membantu keluarga penerima memenuhi kebutuhan dasar selama menjalani masa pemulihan.

Pada 9 September 2026, bantuan Bulog Peduli diserahkan di Kabupaten Nagekeo, meliputi Kolikapa, Kelurahan Mbay 1; Desa Nagadero; serta Alobuu, Desa Nggolombay.

Penyaluran di sejumlah lokasi tersebut merupakan bagian dari upaya Bulog NTT untuk terus hadir mendampingi masyarakat terdampak gempa melalui dukungan yang nyata dan berkelanjutan.

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

Staf Bulog Kanwil NTT saat menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa Flores. (Foto ISTIMEWA)

Penyerahan bantuan dilanjutkan pada 11 September 2026 di Kabupaten Manggarai, dengan lokasi penyaluran di Kecamatan Langke Rembong dan Kecamatan Reok.

Rangkaian kegiatan ini memperluas jangkauan bantuan sekaligus menunjukkan komitmen keluarga besar Bulog NTT untuk terus membantu masyarakat yang membutuhkan dukungan pascabencana.

Sebelumnya, bantuan serupa telah diserahkan pada 18–20 Agustus 2026 di Kabupaten Sikka, Ngada, Nagekeo, dan Manggarai. Penyaluran lanjutan pada September menegaskan bahwa kepedulian Bulog NTT terus dijaga seiring kebutuhan masyarakat dalam menghadapi dampak gempa.

Selain bantuan melalui program Bulog Peduli, hingga 11 September 2026 Bulog NTT tercatat telah menyalurkan bantuan bencana alam berupa beras sebanyak 1.571.645 kilogram dan minyak goreng sebanyak 7.000 liter. Penyaluran tersebut menjadi bagian penting dari dukungan pemenuhan kebutuhan pangan masyarakat di wilayah terdampak.

Bantuan bencana alam tersebut disalurkan untuk tujuh kabupaten di Pulau Flores, yakni Kabupaten Ende, Sikka, Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, dan Manggarai Barat.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

Jangkauan penyaluran ini membutuhkan koordinasi yang berkelanjutan agar distribusi dapat mendukung penanganan bencana di masing-masing wilayah.

Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, bersama staf seusai menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak gempa Flores. (Foto ISTIMEWA)

Bulog NTT juga membantu pemerintah daerah di tujuh kabupaten tersebut menyalurkan Cadangan Pangan Pemerintah Daerah (CPPD) dengan total sebanyak 102.000 Kilogram. Dukungan ini memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menyediakan pangan bagi masyarakat terdampak serta mempercepat penyaluran bantuan selama penanganan bencana.

Dalam pelaksanaannya, Bulog NTT bersinergi dengan pemerintah daerah melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) kabupaten setempat, Polri melalui Polres setempat, serta TNI melalui Kodim setempat.

Sinergi tersebut diarahkan untuk mendukung kelancaran distribusi dan memperkuat koordinasi penyaluran agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan.

Arrahim mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga kepedulian dan memperkuat gotong royong dalam mendukung pemulihan masyarakat Flores.

“Bulog NTT akan terus mengambil peran aktif dan merespons kebutuhan penanganan bencana bersama pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Kami berharap bantuan ini dapat meringankan beban masyarakat serta menjadi penguat semangat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan sehari-hari,” tutupnya. (*/kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement