Lintas NTT
Beranda » Berita » Yuliana Bulu Bersyukur Dapat Bantuan Beras dari Perum Bulog Kanwil NTT

Yuliana Bulu Bersyukur Dapat Bantuan Beras dari Perum Bulog Kanwil NTT

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam saat menyerahkan PBP berupa beras kepada penerima manfaat. (Foto ISTIMEWA)

WKN.COM, KUPANG – Yuliana Bulu, salah seorang penerima manfaat asal Desa Wee Kura, Kecamatan Wewewa Barat, Kabupaten Sumba Barat Daya, mengaku bersyukur mendapatkan bantuan pangan berupa beras dari pemerintah melalui Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur (Kanwil NTT).

Menurut Yuliana, bantuan beras alokasi Juli, Agustus, dan September 2026 tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarganya sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga.

“Kami bersyukur atas bantuan ini. Beras yang kami terima berkualitas baik dan layak dikonsumsi, dengan jumlah sesuai ketentuan, yaitu 10 kilogram untuk setiap bulan alokasi atau total 30 kilogram untuk tiga bulan. Bantuan ini sangat berarti karena meringankan pengeluaran keluarga,” ujar Yuliana dalam rilis yang diterima dari Humas Bulog Kanwil NTT, Kamis (24/9/2026) siang.

Ia berharap program bantuan pangan tersebut dapat terus dilanjutkan hingga Desember sesuai kebijakan pemerintah. Menurutnya, bantuan beras membuat sebagian uang belanja keluarga dapat dialihkan untuk memenuhi kebutuhan anak dan keperluan rumah tangga lainnya.

“Kami berharap bantuan ini bisa dilanjutkan hingga Desember sesuai kebijakan pemerintah. Dengan adanya bantuan beras, sebagian uang belanja dapat kami gunakan untuk kebutuhan anak dan keperluan rumah tangga lainnya. Terima kasih karena pemerintah terus hadir dan memberikan perhatian kepada kami,” ungkapnya.

130 Peserta Ikut Uji Sertifikasi Tenaga Kerja Konstruksi di ATK

Perum Bulog Kanwil NTT menyalurkan bantuan pangan beras sebanyak 4.336.500 kilogram atau 4.336,5 ton kepada 144.550 Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Pulau Sumba.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, (kedua dari kiri) foto bersama masyarakat penerima bantuan pangan (PBP).(Foto ISTIMEWA)

Bantuan pangan tersebut merupakan alokasi untuk Juli, Agustus, dan September dan disalurkan kepada masyarakat di empat kabupaten, yakni Kabupaten Sumba Timur, Sumba Barat, Sumba Barat Daya, dan Sumba Tengah.

Pemimpin Wilayah Bulog Kanwil NTT, Arrahim K. Kanam, menjelaskan, setiap PBP memperoleh 10 kilogram beras untuk setiap bulan alokasi. Dengan demikian, masing-masing penerima mendapatkan total 30 kilogram beras untuk tiga bulan.

“Bantuan pangan merupakan salah satu program pemerintah sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok. Melalui penyaluran ini, kami berharap beban pengeluaran keluarga penerima manfaat dapat berkurang sehingga mereka memiliki ruang untuk memenuhi kebutuhan dasar lainnya,” ujar Arrahim.

Rinciannya, bantuan pangan di Kabupaten Sumba Timur disalurkan kepada 48.192 PBP dengan kuantum sebanyak 1.445.760 kilogram.

Mendorong Peran Perguruan Tinggi: Melahirkan Nelayan Profesional

Di Kabupaten Sumba Barat, bantuan menjangkau 23.231 PBP dengan jumlah beras sebanyak 696.930 kilogram.

Sementara Kabupaten Sumba Barat Daya menjadi daerah dengan jumlah penerima terbesar, yakni 57.294 PBP dengan kuantum beras sebanyak 1.718.820 kilogram.

Adapun di Kabupaten Sumba Tengah, bantuan beras sebanyak 474.990 kilogram disalurkan kepada 15.833 PBP.

Petugas menunjukkan berkas administrasi penerima bantuan beras. (Foto ISTIMEWA)

Arrahim mengatakan, alokasi bantuan pangan tersebut berpeluang berlanjut hingga Desember dengan tetap mengacu pada kebijakan dan penetapan pemerintah.

“Kami memahami pentingnya keberlanjutan bantuan ini bagi masyarakat. Alokasi bantuan pangan dapat berlanjut hingga Desember sesuai keputusan pemerintah, dan Bulog siap mendukung pelaksanaan penyalurannya berdasarkan penugasan yang diberikan,” ungkapnya.

Pembangunan Patung Yesus di Semau: Antara Legitimasi Hukum, Review Tata Kelola, dan Akuntabilitas Publik

Ia juga mengajak pemerintah daerah, seluruh pemangku kepentingan, dan masyarakat untuk bersama-sama mendukung kelancaran penyaluran bantuan pangan agar berlangsung tertib dan tepat sasaran.

“Kami memohon dukungan semua pihak agar bantuan dapat tersalurkan secara tertib, lancar, dan tepat sasaran. Kami juga menyampaikan terima kasih kepada Kepala Badan Pangan Nasional atas program bantuan pangan yang membantu masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat di Pulau Sumba,” tutur Arrahim.

Arrahim menegaskan, pemerintah terus berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat melalui berbagai program, termasuk bantuan pangan beras.

“Pemerintah senantiasa hadir mendampingi masyarakat. Bantuan pangan ini merupakan bagian dari langkah nyata untuk menjaga ketahanan pangan keluarga. Dengan dukungan dan kerja sama semua pihak, kami berharap manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat yang berhak menerima,” pungkasnya. (kas)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

× Advertisement
× Advertisement